Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Resmi Lepas 288 Santri Kembali Tempuh Pendidikan di Pulau Jawa

Dilansir dari TribunPalu.com, Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Akbar Supratman resmi melepas keberangkatan 288 Santri menuju rute Surabaya.

Para Santri itu menggunakan KM Dharma Kencana V dari Pelabuhan Donggala, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Jumat (11/4/2025).

Para Santri asal Sulawesi Tengah yang diberangkatkan secara gratis oleh Wakil Ketua MPR RI itu untuk kembali menempuh pendidikan di Pulau Jawa usai libur lebaran Idul Fitri 2025.

Sebelumnya mereka tiba untuk mudik di Sulawesi Tengah menggunakan kapal yang sama dalam arus mudik lebaran lalu bersama Abcandra.

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Akbar Supratman mengatakan saat bersama di kapal pada arus mudik ke Sulteng, para Santri menyampaikan harapan mereka untuk di fasilitasi mendapatkan potongan harga tiket perjalanan kembali ke pulau Jawa.

Menanggapi aspirasi itu, Abcandra merespons secara langsung dengan memberikan 288 tiket kepada Santri secara gratis.

Hal ini menjadi bentuk konkret perhatian terhadap pendidikan serta keringanan beban ekonomi para keluarga Santri.

“Pemberian tiket gratis arus balik Santri ini awalnya bermula saat saya mengikuti arus mudik ke Sulteng tanggal 19 yang lalu. Saya berdiskusi bersama para Santri saat itu, dan mereka sampaikan keinginannya ketika arus balik bisa di fasilitasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar bantuan ini tak berhenti di tahun ini saja. Namun berlanjut hingga di tahun berikutnya untuk rute arus mudik Surabaya ke Sulteng dan ketika arus balik.

“Tentu ini masih menjadi catatan awal untuk kami, tapi Insya Allah mudah-mudahan di tahun depan tidak hanya digratiskan arus balik namun juga arus mudik dari Surabaya ke Sulteng,” ungkap Abcandra.

Lebih lanjut, senator muda asal Sulteng itu juga menekankan peran penting para Santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal, termasuk ajaran dari Guru Tua ulama asal Sulawesi Tengah. Ia berpesan kepada para Santri untuk terus menyiarkan ajaran Islam.

“Saya berharap para Santri ini bisa terus menyiarkan Islam dan tidak lupa juga nilai-nilai dari Guru Tua melalui pendidikan,” harapnya.

Sementara itu, para Santri pun tampak antusias dan penuh rasa syukur atas bantuan tersebut.

Salah satu Santri, Zulkifli mengungkapkan terima kasihnya kepada Abcandra yang telah mewujudkan harapan mereka, sekaligus memberikan semangat baru untuk kembali belajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Wakil Ketua telah membantu biaya kami kembali menempuh pendidikan di Jawa Timur. Semoga bisa diteruskan sampai beberapa tahun ke depan supaya kami lebih mudah kembali ke kampung halaman,” ungkap Zulkifli. (*)

Scroll to Top